Gerenuk: Rusa Leher Panjang dari Afrika Timur

Pendahuluan

HONDA138 : Gerenuk adalah hewan ruminansia unik yang termasuk dalam keluarga antelop. Hewan ini terkenal karena lehernya yang panjang, sehingga bisa menjangkau daun-daun tinggi di semak dan pohon yang sulit dicapai hewan lain.

Gerenuk hidup di sabana kering dan semi-gurun Afrika Timur, menjadikannya simbol adaptasi luar biasa terhadap lingkungan yang keras.


Klasifikasi Ilmiah

  • Kerajaan: Animalia
  • Filum: Chordata
  • Kelas: Mammalia
  • Ordo: Artiodactyla
  • Famili: Bovidae
  • Genus: Litocranius
  • Spesies: Litocranius walleri

Nama Gerenuk berasal dari bahasa Somali yang berarti “rusa panjang leher”.


Habitat dan Persebaran

  • Ditemukan di Afrika Timur, termasuk Kenya, Ethiopia, Somalia, dan Tanzania.
  • Hidup di sabana kering, semak belukar, dan hutan terbuka.
  • Gerenuk biasanya bergerak dalam kelompok kecil 2–5 ekor, kadang lebih besar jika wilayah kaya makanan.

Ciri-Ciri Fisik

  • Ukuran tubuh: Tinggi bahu sekitar 80–105 cm, panjang tubuh 120–140 cm.
  • Berat: 18–30 kg.
  • Leher panjang → membantu menjangkau daun tinggi hingga 2 meter.
  • Kaki panjang → memudahkan berjalan di sabana terbuka.
  • Bulu: Cokelat kemerahan dengan bagian bawah putih.
  • Tanduk: Hanya jantan yang memiliki tanduk tipis melengkung ke belakang.

Pola Hidup dan Perilaku

1. Makanan

  • Gerenuk adalah herbivora pemakan daun, tunas, dan buah.
  • Mereka jarang makan rumput karena lebih memilih daun dari semak dan pohon.
  • Bisa berdiri dengan dua kaki belakang untuk meraih daun tinggi, menjadikannya unik dibanding antelop lain.

2. Reproduksi

  • Masa kawin tidak musiman, tetapi puncaknya tergantung ketersediaan makanan.
  • Betina melahirkan satu anak setelah masa kehamilan 6–7 bulan.
  • Anak berenang di antara semak untuk berlindung dari predator.

3. Perilaku Sosial

  • Hewan soliter atau berkelompok kecil.
  • Jantan mempertahankan wilayah dengan adanya tanding tanduk atau pamer fisik.
  • Gerenuk cenderung waspada, mudah lari saat mendengar predator.

Predator dan Ancaman

  • Predator alami: singa, cheetah, hyena, dan anjing liar Afrika.
  • Ancaman manusia: perburuan liar untuk daging dan kulit, serta hilangnya habitat akibat pertanian dan pemukiman.

📌 Status konservasi menurut IUCN: Rentan (Vulnerable)


Peran dalam Ekosistem

  • Membantu mengontrol pertumbuhan semak dan pohon.
  • Menjadi mangsa penting bagi predator puncak di sabana Afrika.
  • Menjaga keseimbangan rantai makanan di habitat kering.

Penutup

Gerenuk adalah contoh hewan adaptif yang mampu bertahan di sabana kering Afrika Timur dengan cara makan yang unik dan perilaku sosialnya yang menarik.

Dengan leher panjang, kaki ramping, dan kebiasaan berdiri di dua kaki belakang untuk meraih daun, Gerenuk menjadi simbol keanekaragaman fauna Afrika yang patut dilindungi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *